infobanjarmasin.com, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru agar tidak menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan mudik Lebaran.
Penegasan ini disampaikan menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sebagai upaya menjaga kedisiplinan aparatur dalam memanfaatkan fasilitas negara.
“Kendaraan dinas merupakan aset pemerintah yang hanya diperuntukkan untuk menunjang pelaksanaan tugas kedinasan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Minggu (15/03/2026).
Karena itu, penggunaan mobil dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk mudik, dinilai tidak sesuai dengan aturan.
“ASN harus menjaga integritas, profesionalitas, serta menggunakan fasilitas negara secara bertanggung jawab,” tegasnya.
Menurutnya, penyalahgunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat sekaligus mencederai kepercayaan publik terhadap aparatur pemerintah.
Oleh sebab itu, ia meminta seluruh ASN mampu menjadi contoh dalam menjaga etika serta disiplin dalam menggunakan fasilitas negara.
“ASN diharapkan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam menjaga etika penggunaan fasilitas negara dan tidak menyalahgunakan fasilitas tersebut untuk kepentingan pribadi,” imbuhnya.
Selain memberikan penegasan kepada internal pemerintah, Lisa juga membuka ruang partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi penggunaan kendaraan dinas selama masa libur Lebaran.
Ia mengajak masyarakat melaporkan jika menemukan mobil dinas yang digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik.
“Apabila masyarakat melihat ada mobil dinas digunakan untuk mudik atau kepentingan pribadi, silakan dilaporkan. Ini sebagai bentuk pengawasan bersama agar fasilitas negara digunakan sesuai peruntukannya,” imbaunya.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap dapat memperkuat budaya disiplin di kalangan ASN sekaligus menjaga citra pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.






