infobanjarmasin.com, HULU SUNGAI UTARA – Setelah dilakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan seorang lansia yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di aliran sungai Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Kamis (02/04/2026).
Korban diketahui bernama Hj. Sawasa (79), warga Desa Haur Gading RT 01. Insiden tersebut pertama kali dilaporkan pada Rabu (01/04/2026) sekitar pukul 22.10 WITA berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten HSU.
Menindaklanjuti laporan itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin melalui Pos SAR Tabalong segera mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 37 kilometer untuk melakukan operasi pencarian.
Dalam operasi tersebut, tim membawa sejumlah peralatan pendukung seperti perahu karet (rubber boat), perlengkapan water rescue, serta alat komunikasi guna mempercepat proses penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Setelah melakukan pencarian sejak malam hingga pagi hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban pada Kamis (02/04/2026) sekitar pukul 06.45 WITA.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak kurang lebih 10 kilometer dari titik awal kejadian atau Last Known Position (LKP). Selanjutnya, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa operasi pencarian difokuskan pada penyisiran di titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi terbawanya korban oleh arus sungai.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan tim menemukan korban tidak lepas dari koordinasi yang solid antar unsur SAR di lapangan.
“Fokus utama kami sejak awal adalah melakukan penyisiran secara maksimal di beberapa titik yang diduga menjadi jalur hanyut korban. Berkat kerja sama dan koordinasi yang baik dari seluruh unsur yang terlibat, korban akhirnya berhasil ditemukan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai.
“Operasi SAR kami tutup dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tukasnya.
Operasi SAR tersebut melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Pos SAR Tabalong, BPBD Hulu Sungai Utara, KGE (Kalsel Peduli), Relawan APS, TRT Tapin, serta warga setempat yang turut membantu proses pencarian.
Selama proses pencarian hingga evakuasi, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan hambatan lapangan yang relatif minim sehingga memudahkan tim dalam melakukan penyisiran di area sungai.






