infobanjarmasin.com, BANJARMASIN – Rencana penataan Pasar Ujung Murung terus dimatangkan Pemerintah Kota Banjarmasin dengan mengedepankan dialog bersama para pedagang.
Dalam pertemuan di ruang rapat Wali Kota, Kamis (16/4), berbagai masukan dari lapangan dikumpulkan sebagai bahan merumuskan konsep revitalisasi yang lebih tepat sasaran.
Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR menegaskan bahwa pengembangan pasar tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga harus memberikan nilai tambah bagi pedagang dan kota.
Ia menyebut konsep “market tourism” menjadi salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan, termasuk menghadirkan area kuliner dengan panorama sungai.
“Bukan sekadar dibangun ulang, tapi harus punya daya tarik dan meningkatkan kesejahteraan pedagang,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah tidak ingin kebijakan yang diambil justru membebani pedagang, termasuk dalam hal kerja sama dengan investor.
Menurutnya, prinsip utama revitalisasi adalah tumbuh bersama tanpa ada pihak yang dirugikan. Ia menambahkan bahwa berbagai tahapan seperti kajian teknis, penyusunan master plan, hingga skema relokasi sementara akan segera disiapkan agar proses pembangunan tidak mengganggu aktivitas jual beli.
Di sisi lain, para pedagang menyampaikan berbagai keluhan terkait kondisi pasar yang dinilai semakin memprihatinkan.
Ketua paguyuban pedagang, Bahrin, mengungkapkan bahwa bangunan pasar yang sudah berusia lebih dari lima dekade mengalami banyak kerusakan. Ia menyebut atap yang bocor, instalasi listrik yang semrawut, hingga genangan air saat pasang menjadi persoalan utama.
“Kondisinya memang sudah tidak layak, apalagi kalau air pasang, hampir seluruh area tergenang,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti ketiadaan lahan parkir yang memadai, yang menurutnya berdampak langsung pada menurunnya jumlah pembeli.
Ia menilai fasilitas tersebut sangat vital bagi keberlangsungan aktivitas perdagangan. Meski demikian, Bahrin menyambut positif langkah pemerintah yang membuka ruang komunikasi.
Ia menegaskan bahwa pedagang siap mendukung rencana penataan pasar.
“Kami siap jika pemerintah ingin membangun kembali pasar ini,” pungkasnya.






