infobanjarmasin.com, BANJARMASIN- Khataman Al-Qur’an massal yang diikuti ribuan pelajar SD dan SMP se-Kota Banjarmasin menjadi simbol kuat penguatan pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan.
Kegiatan yang digelar di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Rabu (06/05), diharapkan mampu menanamkan nilai spiritual yang kokoh bagi generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Ketua Pelaksana, Andri Azhari, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk investasi jangka panjang dalam membangun ketahanan mental dan spiritual peserta didik.
“Di tengah arus digitalisasi yang begitu kuat, Al-Qur’an menjadi filter dan kompas bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah peserta yang mencapai 6.738 siswa menjadi indikator keberhasilan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an di sekolah-sekolah.
“Jumlah peserta ini mencerminkan keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an di sekolah, berkat kerja keras para guru PAI,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Lukman Fadlun, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Banjarmasin, kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya bersama dalam membangun generasi yang berkarakter dan berakhlakul karimah,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan kepada para peserta bahwa khatam Al-Qur’an bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus mendalami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Kepada anak-anakku, ini bukan akhir, tetapi awal untuk terus membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa di tengah perkembangan zaman, pendidikan berbasis keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kekuatan moral. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus mendukung program pendidikan keagamaan melalui sinergi dengan berbagai pihak.
“Sinergi antara pemerintah, Kementerian Agama, tenaga pendidik, dan orang tua sangat penting untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing,” tutupnya.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 6.738 siswa, terdiri dari 5.789 siswa kelas VI SD dan 949 siswa kelas IX SMP dari seluruh Kota Banjarmasin. Acara dibuka oleh Wali Kota melalui Asisten I, serta dihadiri jajaran SKPD dan pihak terkait lainnya.
Dengan terselenggaranya khataman Al-Qur’an massal ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap nilai-nilai keagamaan dapat tertanam kuat dalam diri para pelajar, sehingga mampu melahirkan generasi yang religius, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.






