Connect with us

infobanjarmasin.com

Bocah Perempuan Desa Cungkir Diduga Korban Mutilasi, Ini Keterangan Polisi

Published

on

RF (26) pelaku mutilasi. (Foto: Humas Polres Banjar)

infobanjarmasin.com, MARTAPURA –Dikabarkan hilang, seorang bocah berinisial PWU (10) warga Desa Cungkir, Kecamatan Kahelaan, Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (13/04).

Awalnya, bocah yang duduk dikelas 3 SD itu dikabarkan hilang tanpa kabar, pada hari Senin (21/03) lalu.

Terbaru, Rabu (13/04) Sat Reskrim Polsek Belimbing menemukan sebuah temuan bagian awak manusia di 3 Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Tim dilokasi berhasil menemukan 3 bagian awak manusia, yaitu bagian batok kepala, rambut, dan sisa-sisa tulang,” terang Kapolres Banjar AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasi Humas Polres Banjar Iptu Suwarji kepada media ini, Sabtu (16/04).

Selain itu, Suwarji menyebut, pihaknya juga berhasil mengamankan 1 orang pria berinisial RF (26) warga Desa Cungkir dan merupakan sepupu dari korban. “Saudara RF kami amankan, dari hasil penyelidikan ia merupakan pelaku dari kejahatan itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, motif dari pembunuhan ini pelaku membunuh korban dengan cara menyekap korban di rumahnya, kemudian mencekiknya sampai lemas. Namun korban masih dalam keadaan bernyawa.

“Pelaku juga melakukan pemerkosaan terhadap korban, hingga mengeluarkan sperma. Pelaku merasa panik setelah mendengar suara ibu korban disamping rumah pelaku,” katanya.

Lanjut Suwarji mengatakan, pada saat itu juga pelaku menggorok korban menggunakan parang. Namun, pada saat itu leher korban belum putus.

Kemudian, tubuh korban beserta kepala yang belum putus itu dibuat dan diikat ke dalam sebuah karung. Dan kemudian dibawa ke daerah perkebunan warga sekitar 2 kilometer dari rumah pelaku.

“Ketika sampai di lokasi TKP kedua, pelaku kembali memotong kepala korban dan memasukan kedalam plastik. Sedangkan, badan korban diikat kembali dan ditinggalkan di TKP,” jelasnya.

“Sedangkan potongan kepala korban pelaku membuang di lokasi TKP ketiga, yang berjarak sekitar 200 meter dari TKP kedua,” sambungnya Suwarji.

Lanjut melakukan penyelidikan kasus temuan tengkorak dan melakukan olah TKP di sekitar lokasi awal, tim gabungan Sat Reskrim Polres Banjar dan Polsek Belimbing kembali menemukan lokasi TKP kedua (tempat pembuangan badan korban).

“Saat dilokasi, tim gabungan berhasil menemukan sebuah karung berisikan manusia tanpa kepala yang membusuk,” katanya.

Selanjutnya, temuan jenazah tersebut dibawa ke rumah sakit Ratu Zalecha Martapura dan dilakukan pemeriksaan.

“Kasus ini sepenuhnya ditangani oleh Sat Reskrim Polres Banjar,” tutup Kasi Humas. (Ilh)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply