Connect with us

infobanjarmasin.com

Ibu Kota Provinsi Kalsel Pindah Ke Banjarbaru, Ini Tanggapan Rektor UIN Antasari

Published

on

Rektor UIN Banjarmasin, Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA. (Foto: Ilh/infobanjarmasin.com)

infobanjarmasin.com, BANJARMASIN – Perpindahan Ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) secara sah menjadi peninjau dari beberapa orang.

Seharusnya, sebelum melakukan perpindahan lebih dahulu melakukan sosialisasi hingga diskusi kepada masyarakat. Namun perpindahan secara tiba-tiba dilakukan, dan secara langsung disahkan hingga mengejutkan beberapa pihak.

Diketahui sebelumnya, Ibu Kota Provinsi Kalsel sendiri adalah Kota Banjarmasin dan kini, diubah secara sah ke Kota Banjarbaru.

Rektor UIN Banjarmasin, Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA, mengatakan, perpindahan Ibu Kota Provinsi Kalsel dari Kota Banjarmasin ke Kota Banjarbaru, menurutnya tak masalah.

“Bagi saya tidak masalah, kitakan membayangkan yang namanya ibu kota itu seperti Jakarta. Jakarta itu Batavia, segala sesuatu sentralisasi zaman kolonial, makanya Jokowi memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan,” ucapnya kepada awak media, Rabu (23/02/22) kemarin.

Menurut Mujibburahman, perpindahan itu hanya sebagai pusat administrasi negara, Provinsi Kalimantan Selatan.

“Jangan disamakan. Bukan semuanya seperti akses ekonomi, kebudayaan, dan politik digeser kesana. Hanya pemahaman saja yang harus diluruskan kalau menurut saya,” katanya.

Menurut Rektor, perpindahan itu langsung secara sah, maka dari itu banyak pihak yang merasa terkejut. Secara perpindahan tersebut mengagetkan dan prosesnya terlalu cepat.

“Harus banyak diskusi dulu, kenapa tiba-tiba ada keputusan. Iya wajar banyak orang yang terkejut dan kecewa,” pungkasnya. (Ilh)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply