Connect with us

infobanjarmasin.com

Kadar Garam Sumber Air Baku PAM Bandarmasih Meningkat, Masyarakat Diimbau Sediakan Stok Air Bersih

Published

on

Ilustrasi air bersih PDAM (foto: istimewa)

infobanjarmasin.com, BANJARMASIN – Kadar garam pada sumber air baku PAM Bandarmasih yang ada di Intake Sungai Bilu kembali mengalami peningkatan.

Menanggapi hal tersebut, PAM Bandarmasih dengan sigap mengantisipasi hal tersebut, agar tidak mengganggu pendistribusian air bersih kepada pelanggan.

Manager Produksi I PAM Bandarmasih, Roesmamilu Hujadi mengatakan, untuk peningkatan kadar air garam mulai terjadi sejak dini hari Kamis (5/10/2023).

“Naiknya mulai subuh sampai sekitar jam 9 pagi, peningkatannya mencapai di angka 530 Ppm,” ujar Roesmamilu.

Mengantisipasi hal tersebut, papar Roesmamilu, pihaknya langsung melakukan pencampuran air baku dari IPA II dengan air baku di Intak Sungai Bilu, agar air baku bisa tetap diolah dan didistribusikan.

“Setelah ada penurunan kadar garam, sekitar jam 9 pagi baru kita kembali sepenuhnya mengambil air baku dari Intak Sungai Bilu,” papar Roesmamilu.

Lebih lanjut, Ia menuturkan, untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kadar garam pada sumber air baku, pihaknya akan melakukan pemantauan secara rutin.

“Jadi akan kita pantau terus, terutama pada subuh atau dini hari, karena biasanya peningkatan kadar garamnya bersamaan dengan air pasang,” tuturnya.

“Apabila ada peningkatan sampai diatas 250 Ppm, maka akan langsung kita lakukan lagi pencampuran air baku dari IPA II, agar menajaga kualitas distribusi air tetap baik,” lanjutnya.

Roesmamilu juga mengimbau kepada masyarakat khususnya para pelanggan PAM Bandarmasih, agar dapat menggunakan air dengan bijaksana.

“Diharapkan masyarakat bisa menggunakan air seperlunya saja, dan juga bisa menampung air dalam penampungan untuk persediaan,” pungkasnya.

“Terutama yang ada diujung jaringan, agar bisa menyediakan stok air lebih, agar saat ada penurunan tekanan dikarenakan tingginya air garam, maka tidak akan kesusahan dalam mencari air bersih,” pungkasnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply