Connect with us

infobanjarmasin.com

Kapal LCT Tabrak Kapal Nelayan di Perairan Pantai Tanah Bumbu, 1 Orang Diduga Tenggelam Akhirnya Ditemukan

Published

on

Relawan gabungan evakuasi jenazah korban diduga tenggelam. (Foto: istimewa)

infobanjarmasin.com, TANAH BUMBU – Terjadi musibah tabrakan antar kapal LCT berlawanan dengan kapal nelayan di perairan pantai Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Selasa (22/02/22) pagi.

Akibatnya, 5 orang harus menjalankan pengecekan kondisi pada bagian tubuh pasca kejadian tersebut, yang diduga masih trauma. Sedangkan 1 orang korban lainnya diduga tenggelam tercebur dari bagian kapal.

“Dari 5 orang tersebut yang selamat, 2 orang mengalami luka ringan dan harus dirawat. Untuk semua korban yang dinyatakan selamat sudah dilakukan pengecekan kesehatan kepada para korban,” ungkap Arif Maulana Relawan Pelopor Keselamatan Jalan Raya Tanah Bumbu (R-PKJR-TB) kepada infobanjarmasin.com, Rabu (23/02/22).

Arif mengatakan, dari data yang dihimpun identitas dari korban diduga tenggelam atas nama, Nasib (45), warga Sungai Loban, Tanah Bumbu.

“Korban berprofesi keseharian bekerja sebagai nelayan,” ujarnya.

Lebih lanjut Arif mengatakan, upaya proses pencarian terus dilakukan, tepat hari Rabu (23/02/22) pencarian jasad korban membuahkan hasil.

“Sudah 2 hari ini kami lakukan penyisiran, Alhamdulillah tepat hari ini sekitar pukul 16.32 WITA, jasad korban sudah ditemukan,” terangnya.

Ia menambahkan, temuan jasad korban tersebut ditemukan tidak jauh dari bibir pantai Sungai Loban.

“Sekitar 5-6 Mill ditemukan jasad korban dari bibir pantai Sungai Loban,” jelas Arif.

“Untuk proses pencarian dan evakuasi dibantu dari relawan Basarnas, BPBD, Airud, TNI AL, Relawan PKJR TB, SAR MTA, Baguna, dan warga setempat yang turut membantu,” sambungnya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke dasar pantai, dan atas permintaan dari pihak keluarga jenazah korban dievakuasi ke rumah duka.

“Dibawa kerumah duka, dan siap divisum. Setelah aku coba konfirmasi ke pihak Airud benar yang ditemukan adalah pak Nasib, korban atau nelayan yang diduga tenggelam,” pungkas Arif. (Ilh)

Editor: Herman

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply