Connect with us

infobanjarmasin.com

Keliru! Orang Tua Kecewa Dengan Pendaftaran Online

Published

on

Orang tua siswa saat mengadu masalah ke SMAN 2 Banjarmasin. (Foto: Ilh/infobanjarmasin.com)

infobanjarmasin.com, BANJARMASIN – Abdul Rasyid (48) mengaku kecewa dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur online yang dibuka oleh Dinas Pendidikan, Provinsi Kalimantan Selatan.

Dimana pada awalnya ia sudah mendaftarkan sang anak, M Raffi Ikhsan di salah satu sekolah SMAN 2 Banjarmasin, yang mana menurutnya data sang anak sudah masuk dalam hasil PPDB jalur zonasi.

“Anak saya datanya sudah masuk di sekolah SMA 2, tapi ketika pendaftaran hari kedua, kenapa pas hari kedua namanya hilang tidak ada di lagi di hasil akhir itu,” ujarnya saat ditemui usai melakukan komplain ke sekolah terkait, Selasa (28/06) pagi.

Ia mengaku sudah benar-benar memastikan, bahwa nama sang anak sudah ada dalam daftar masuk online, dalam data hasil pendaftaran PPDB online tersebut.

“Kami sudah ada bukti screenshot, tapi kenapa nama anak saya tergeser. Penjelasan oleh pihak sekolah ini nama anak saya tidak masuk karena masalah zona,” jelasnya.

“Padahal saya warga pelambuan sini, termasuk dekat, apalagi satu-satunya sekolah terdekat hanya ada di Mulawarman. Tapi kenapa nama anak saya tergeser,” Sambung Rasyid.

Bahkan yang parah lagi menurutnya, usai masalah itu ia malah tidak bisa lagi mendaftarkan anaknya ke sekolah yang lain.

“Kenapa jadi tidak bisa, mau sekolah dimana anak saya. Ini saya disuruh melapor ke dinas di Banjarbaru oleh pihak sekolah terkait,” terangnya.

Disitu ia merasa kecewa, pada pelaksanaan PPDB online yang kata dia itu, sangat menyulitkan para orang tua yang ingin mendaftar anaknya untuk bersekolah.

“Mengecewakan. Bukannya memudahkan tapi malah banyak orang tua yang tidak paham soal PPDB online ini,” tegasnya.

Sementara itu, pihak sekolah saat ditemui turut membenarkan permasalahan yang terjadi. Mereka menjelaskan bahwa kesalahpahaman itu karena kurangnya pengetahuan yang mereka pahami pada pelaksanaan PPDB.

“Memang benar anak beliau itu sudah sempat masuk disini, walaupun jarak dekat. Tapi karena kita menggunakan jalur zonasi, dari jumlah pendaftar sangat banyak jadi jalur itu setiap waktunya ada potongan di bagian jarak,” jelas Yudo Sasongko tim koordinasi pelayanan PPDB sekolah SMAN 2 Banjarmasin.

Yudo sampaikan, saat ini tepat di pukul 10.00 Wita, pemberlakuan jarak terhitung dari hitungan jarak 1736 meter.

“Setiap jam ada update, ada pembaharuan jarak. Yang pasti para pendaftar terus berguling, ketentuan dan kepastiannya itu besok nantinya,” katanya.

Ia jelaskan, menanggapi permasalahan tersebut pihak sekolah sudah memberikan arahan agar orang tua siswa itu bisa mendaftar anaknya ke sekolah swasta.

Namun kata Yudo, disisi lain orang tua siswa tersebut ngotot untuk tetap mendaftar anaknya di sekolah negeri.

“Jadi solusi yang kita tawarkan dia bisa mendaftar di sekolah swasta. Atau melakukan laporan ke Dinas Pendidikan Provinsi untuk melakukan pencabutan berkas pendaftaran awal,” pungkas Yudo. (Ilh)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply