Connect with us

infobanjarmasin.com

Pendistribusian Air PDAM Macet, Walikota Banjarmasin : Kalau Direksi tidak Mampu, Mundur Saja

Published

on

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina. (Foto: Rdr/infobanjarmasin.com)

infobanjarmasin.com, BANJARMASIN – Pendistribusian di Banjarmasin belakang ini kerap menjadi masalah. Meski banyak warga yang melapor, namun tak membawakan respon positif oleh PDAM Bandarmasih.

Sebelumnya, permasalahan ini terjadi adanya laporan dari masyarakat di akun instagram resmi milik @pdambjm PDAM Bandarmasih dan di beberapa akun media sosial instagram lainnya.

Bahkan media ini juga sempat mengunggah sebuah postingan di akun media sosial, ketika pembagian air gratis yang dilakukan BPK Panglima Batur, ketika itu ada seorang pria menanyakan terkait soal masalah air.

“Bu sudah berapa lama banyu nya mati,” ujarnya dalam video itu.

Lalu ibu itu menjawab, “Dari bulan puasa kami kada bebanyu, tarawih kami ngalih banyu,” jawabnya.

Hal itu sontak viral. Bahkan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, juga ikut merespon terkait kurangnya distribusi air yang dilakukan PDAM Banjarmasin.

“Sudah saatnya untuk membangun pipa-pipa baru. Skemanya bukan PDAM tidak punya duit, yang mau ngutangin investasi banyak, tapi kenapa tidak diambil,” ujar Ibnu kepada awak media, Senin (17/05) kemarin.

Bahkan ia mengatakan, pada pertemuan awal tahun lalu. Pihak Bank Kalsel juga sudah menawarkan kerjasama untuk pihak usaha dengan pemerintah.

“Banyak yang mau membangun, tinggal PDAM-nya saja lagi mau atau tidak,” kata Ibnu.

Menurutnya, PDAM ini merupakan bisnis yang menguntungkan, sebab setiap tahun ada deviden yang diterima.

“Kalau bisa pembiayaan tanpa APBD, kenapa tidak dilakukan. Memakai pembiayaan yang lain KPBU misalnya, jadi dana APBD bisa digunakan untuk membangun yang lain,” ujarnya.

“Artinya kalau PDAM atau direksinya merasa tidak mampu mencari pembiayaan, udah mundur aja”, sambung Ibnu.

Kata dia juga, masyarakat bilang kenapa selalu tiap tahun bisa naik tarif? “Beban kita kalau naik tarif kalau pelayanan nya tidak bagus. Tapi itu tak masalah jika pelayanannya bagus, lancar, dan masyarakat mau aja,” tungkasnya. (Rdr)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply