Connect with us

infobanjarmasin.com

Rapat Audiensi BPK/PMK Se-kota Banjarmasin, Ibnu Sina: Kesepakatan Saya Usulkan Secara Radius

Published

on

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina saat ditemui awak media usai rapat mediasi bersama BPK/PMK se-kota Banjarmasin (Foto: Ilh/infobanjarmasin.com)

infobanjarmasin.com, BANJARMASIN – Pemerintah kota Banjarmasin, adakan audiensi bersama BPK/PMK kota Banjarmasin, bertempat di Aula Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin, Selasa (11/01/22) siang.

Dalam rapat audiensi tersebut, membahas mengenai permasalahan BPK/PMK di kota Banjarmasin, yang kerap menimbulkan permasalahan.

Audiensi rapat itu dihadiri oleh masing-masing perwakilan BPK/PMK se-kota Banjarmasin.

Ibnu Sina, Walikota Banjarmasin menyampaikan, mengenai komitmen bersama pembatasan bagi wilayah zonasi BPK/PMK di kota Banjarmasin.

“Kita akan bentuk yang namanya dinas damkar dan keselamatan,” ucap Ibnu Sina usai rapat kepada awak media.

Ibnu mengatakan, pendataan diawal melalui aplikasi E-damkar yang sudah disosialisasikan.

“Baru terdata 280 an, belum separonya. Sementara dari data sebelumnya itu ada sekitar 600 lebih BPK/PMK Swakarsa di Banjarmasin, dengan anggota tidak kurang dari 12.000,” kata Ibnu.

Ia jua menyebut mengenai kelayakan armada BPK, peralatan secara prasarana, konvensi, dan driver.

“Untuk driver, nanti sesuai saran yang bagus juga tadi, untuk mengikuti ujian. Punya SIM khusus bahwa dia punya kelayakan spesifikasi membawa mobil BPK,” ujarnya.

“kita tidak ingin mengulangi, jangan sampai terulang kembali. Masa lalu ya sudahlah,” sambung Ibnu.

Selain itu, untuk kesepakatan itu diusulkan nya secara radius.

“Radius. 1 atau 2 Kilo dari titik kejadian, harus segera bergerak, tapi yang jauh diluar itu tunggu dulu untuk menolong,” terang Ibnu Sina.

Ia berharap, kedepannya agar BPK lebih baik lagi untuk masyarakat.

“Menjaga keselamatan diri dan orang lain itu harus diutamakan, disamping nilai-nilai dan tujuan mulia untuk membantu warga yang tertimpa musibah kebakaran,” harapnya.

Sementara itu, ia juga menambahkan nantinya untuk informasi satu pintu dari pemko.

“Frekuensi diatasnya, jadi apabila api sudah terkendali, yang lain sudah tidak usah meluncurkan unitnya. Dan kami nanti akan membuatkan surat edarannya, bahwa kita sudah kesepakatan seperti itu,” pungkasnya. (Ilh)

Editor: Ande

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply