Connect with us

infobanjarmasin.com

Turunkan Armada Pusling, Dispersip Kalsel Sasar Belasan Sekolah di Kabupaten Tapin

Published

on

Foto: Dispersip Kalsel

infobanjarmasin.com, TAPIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menurunkan Tim Mobil Perpustakan Keliling (Pusling) dan menyasar belasan sekolah di Kabupaten Tapin, Kalsel, baru-baru ini.

Adapun sebanyak 12 sekolah yang dikunjungi Pusling Dispersip Kalsel, yakni SDN Pabaungan Hilir 1, SDN Antasari, SDN Beringin 1, SDN Rantau Kiwa 2, SDN Beringin 2, MTSN 1 Tapin, SDN Marampiau, SMPN 2 Tapin Tengah, SDN Rantau Kiwa Kanan, SDN Antasan Hilir, MI Muhammadiyah Rantau, dan SMP Muhammadiyah Rantau.

Kedatangan tim Pusling di setiap sekolah pun mendapatkan antusias dari para siswa hingga dewan guru pengajar. Bahkan tampak para siswa hingga duduk bersamaan membaca buku yang mereka pinjam di Mobil Pusling Dispersip Kalsel itu.

Kepala SDN Beringin 1 Syaiful Anwar mengungkapkan rasa bangga dengan kedatangan Pusling Dispersip Kalsel di sekolahnya.

Ia pun berharap, kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin, guna meningkatkan semangat membaca dan belajar.

“Ini adalah hal baru yang perlu kita perkenalkan dan budayakan. Apalagi melihat antusias anak-anak melihat mobil Pusling yang membawa berbagai macam buku. Ini merupakan suatu anugerah,” katanya.

Senada juga Kepala MTSN 1 Tapin Arsyad. Ia mengatakan dengan kedatangan Tim Pusling ke sekolahnya membuat peserta didiknya sangat berantusias.

“Karena perbendaharaan buku-buku di perpustakaan sekolah masih terbatas. Kami berharap ada bantuan dari Pemerintah Daerah, baik provinsi maupun kabupaten untuk menambah koleksi buku-buku yang ada di perpustakaan sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Deardie menambahkan bahwa road show Tim Pusling ke Kabupaten Tapin guna meningkatkan literasi minat baca khsususnya bagi anak-anak di usia dini.

“Alhamdulillah kalau anak-anak disana antusias dengan kedatangan Mobil Pusling. Tak menutup kemungkinan, kedepannya kita juga bisa kembali kesana di lain waktu,” jelas wanita kerap disapa Bunda Nunung ini.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply