Connect with us

infobanjarmasin.com

UIN Antasari Dukung Percepatan Program Vaksinasi di Lingkungan Kampus

Published

on

Vaksinasi di lingkungan Kampus UIN Antasari Banjarmasin. (Foto: Ilh/infobanjarmasin.com)

infobanjarmasin.com, BANJARMASIN – Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, menggelar vaksinasi massal bekerja sama dengan pihak kepolisian dan satgas kesehatan di Kota Banjarmasin, Rabu (02/03/22) pagi.

Dr. Irfan Noor, S Ag. M. Hum, wakil rektor bidang kemahasiswaan dan kerja sama mengatakan, bahwa rangkaian vaksinasi ini tak hanya sekali ini digelar di UIN Antasari.

“Selain dari program UIN Antasari ini juga merupakan bentuk kerja sama, bersama pihak yang berkepentingan di Banjarmasin. Kami sudah sering bekerja sama bersama puskesmas biasanya, disini kami ingin membantu capaian vaksinasi di lingkungan kampus,” ungkapnya kepada infobanjarmasin.com.

Ia menyebutkan, bahwa pihaknya sudah kali ke-8 menggelar vaksinasi di halaman kampus UIN Antasari Banjarmasin.

“Tujuan vaksinasi ini untuk mendukung program pemerintah dan juga memproteksi akademika kampus seperti mahasiswa, dosen, staf dan lain-lain,” katanya.

Lanjut ia mengatakan, kali ini pihaknya bekerja sama bersama kepolisian Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Untuk vaksinasi kali ini kami menyediakan stok vaksin, sinovac dan Astra janeka. Dari dosis satu, dua, dan vaksin ketiga Booster,” katanya.

Selain itu, diketahui vaksinasi itu terbuka untuk semua mahasiswa, dosen, dan staff yang ada dilingkungan kampus.

“Dari pagi ini terdata sebanyak 250 orang yang mengikuti vaksinasi. Mahasiswa juga boleh mengajak keluarganya untuk mengikuti di kampus ini,” paparnya.

Menurut Irfan, Pihaknya juga mengarahkan semua dekan masing-masing fakultas untuk mengarahkan mahasiswanya yang belum bervaksin, bisa bervaksin terlebih dahulu.

“Apabila semua mahasiswa dan akademik kampus sudah bervaksin, kita tidak ragu lagi untuk menggelar PTM secara penuh,” tuturnya.

Diketahui, persentase dosen yang sudah bervaksin mencapai 90 persen dan yang masih kurang, sedangkan mahasiswa kita yang masih 70 persen.

“Kita fokus ke mahasiswa karena mahasiswa dari berbagai daerah, sehingga mereka kesulitan akses vaksin di daerahnya dan kami fasilitas di kampus,” terangnya.

Kedepanya Irfan berharap, dengan adanya vaksinasi ini dapat mempercepat program pemerintah dan mahasiswa dapat kuliah tatap muka secara penuh.

“Semoga dengan tercapainya angka vaksinasi ini. pandemi covid-19 bisa cepat berakhir, dan mahasiswa bisa kuliah secara PTM menyeluruh,” pungkasnya. (Ilh)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply