infobanjarmasin.com, MARABAHAN – Kabut asap yang muncul akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi perhatian jajaran kepolisian, khususnya terhadap keselamatan pengguna jalan.
Kondisi jarak pandang yang menurun dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satlantas Polres Barito Kuala (Batola) meningkatkan patroli pada waktu dini hari hingga pagi melalui kegiatan Blue Light Patrol.
Patroli difokuskan pada sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan terdampak kabut asap, di antaranya Jalan Gubernur Syarkawi, kawasan Simpang Empat Handil Bakti hingga arah Sungai Tabuk.
Kasatlantas Polres Batola AKP Andre Primaraharja Wirahmawan SH mengatakan, patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan masyarakat yang tetap beraktivitas di tengah kondisi jarak pandang yang terbatas.
“Kami melakukan patroli khususnya di daerah yang rawan kabut asap. Dan ini sesuai arahan dari Bapak Dirlantas Polda Kalsel,” ujar Andre, Kamis (20/8/2026).
Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan kondisi jalan, tetapi juga memberikan imbauan kepada pengendara roda dua maupun roda empat menggunakan pengeras suara.
“Keberadaan petugas di lapangan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan pengendara sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan akibat kondisi jalan yang tertutup kabut asap,” lanjutnya.
Ia mengingatkan pengendara untuk menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jarak pandang. Penggunaan lampu kendaraan juga dinilai penting agar keberadaan kendaraan dapat lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lainnya.
“Jika situasi berkendara tidak memungkinkan untuk dilanjutkan, cari tempat yang paling aman untuk berhenti dan hidupkan penerangan kendaraan, termasuk lampu Hazard,” jelasnya.
Selain itu, pengendara diminta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan.
“Beberapa kawasan yang menjadi perhatian dalam patroli tersebut meliputi Jalan Gubernur Syarkawi hingga arah Sungai Tabuk,” bebernya.
Petugas juga mengantisipasi kondisi serupa di Jalan HM Yunus, khususnya kawasan Puntik-Mandastana.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi pertimbangan utama ketika kondisi cuaca dan lingkungan tidak mendukung.
“Pengendara juga diharapkan selalu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan jarak pandang, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak digunakan,” pungkasnya.
Melalui patroli tersebut, Satlantas Polres Batola berupaya memastikan aktivitas lalu lintas tetap berjalan aman di tengah ancaman kabut asap.
Masyarakat pun diimbau lebih waspada, terutama saat melintasi kawasan yang telah dipetakan sebagai titik rawan kabut asap.






